Beberapa kali melakukan detoks sosial media, tetapi ini agak menarik pada hari pertama. Saat bangun tidur aku terasa bingung, tangan secara otomatis mengambil HP dan mencari sosial media terutama Instagram dan Facebook. Kebetulan pada awal memulai detoks berbarengan dengan hari pertama Ramadhan, sehabis sahur aku membaca buku dan tadarus Al-Qur'an. Rasanya memang agak aneh yang biasanya buka sosmed untuk Doom Scrolling yang tidak jelas tujuannya, tetapi sekarang melakukan hal yang lebih bermanfaat.
Kebetulan pada hari itu aku kuliah kelas sore, paginya aku merapihkan kamar beserta isinya dari pagi hingga siang hari. Setengah hari berlalu tanpa sosial media rasanya aneh; kakiku sedikit bergetar, tanganku kadang otomatis mengambil handphone, tetapi itu cuma sekian detik karena bingung tidak ada tujuan.
Hanya ada WA dan Email untuk berkomunikasi terutama pekerjaan, tetapi pada hari itu kosong banget. Selebihnya banyak aku habiskan untuk membaca buku karena bingung mau ngapain. Waktu terasa cepat, sore pun datang, waktunya kelas hingga menjelang malam. Waktu itu hujan deras sampai susah buat pulang dan membosankan, sebagian orang membuka sosial media.
Pengalaman yang aku rasakan pada hari pertama adalah rasanya cukup berat dan tangan berasa auto-pilot, serta pikiran seperti meronta-ronta meminta kesenangan sesaat. Mungkin bagi sebagian orang media sosial sangat penting karena begitu banyaknya informasi, tetapi disatu posisi terkadang kita melupakan waktu yang tidak bisa kita putar kembali. Waktu yang biasanya dihabiskan sekitar 1-3 jam buat hal yang kurang berguna bisa kita gunakan untuk upgrade diri.
Mungkin kedepannya aku bakal sharing di hari ke-7 atau ke-14, bahkan mungkin hari ke-30 jika aku berhasil bertahan.