← Kembali ke Blog
Published February 24, 2026

Herpes Zoster: More Than Just a Skin Rash

Health
Personal

Entah kenapa aku merasa ingin membahas penyakit ini. Awal bulan ini, sesampainya aku di Jogja, aku didiagnosis terkena Herpes Zoster. Bagi yang belum tahu, ini adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang sama dengan cacar air, yaitu virus Varicella Zoster. Jika kalian pernah terkena cacar air saat kecil, virus ini sebenarnya tidak hilang dari tubuh, melainkan "tidur" di saraf dan bisa bangun kembali saat kondisi fisik kita melemah.

Pengalaman pribadiku saat terkena virus ini cukup sakit. Bagian tubuh yang terkena virus ini adalah mata sebelah kanan dan tangan sebelah kanan. Awalnya aku hanya mengira ini karena kelelahan biasa, tapi setelah beberapa hari, mataku merah, perih, dan berair hingga tidak bisa melihat dengan jelas. Kalau dilihat di cermin, wajahku sudah seperti habis digebukin warga, tapi hanya di satu sisi saja.

Setelah berobat, dokter menjelaskan bahwa ini terjadi karena rendahnya sistem imun akibat terlalu banyak pikiran dan stres yang menumpuk. Penyakit ini meninggalkan bekas yang lumayan; kelopak mata dan tanganku terlihat seperti memiliki luka bakar yang jujur saja sempat membuatku merasa kurang percaya diri saat harus beraktivitas di luar.

Kenapa ini bisa terjadi?

Herpes Zoster bukan sekadar penyakit kulit biasa karena virus ini menyerang sistem saraf. Pemicu utamanya adalah penurunan sistem imun yang signifikan. Saat kita mengalami stres berat atau kelelahan ekstrem, virus yang selama ini bersembunyi di saraf "bangun" dan menjalar mengikuti jalur saraf menuju permukaan kulit.

Pengalaman ini memberiku pelajaran bahwa kesehatan mental sangat berkaitan erat dengan kesehatan fisik. Jangan abaikan sinyal lelah dari tubuh sebelum semuanya terlambat. Tetap jaga kesehatan dan jangan terlalu membebani pikiran agar sistem imun tetap terjaga.